Skip to main content

Inilah Kedahsyatnya Doa dalam Tentukan Jodoh



Jodoh, rezeki, maut, merupakan perkara yang telah diatur oleh Allah SWT. Siapa yang mengetahui siapa jodoh kita nanti? Apakah ia sekarang orang di sekitar kita? Apakah ia teman lama? Atau bahkan ia adalah orang jauh di sebrang pulau sana? Wallahu Alam. Semua itu akan terjawab jika kita sudah bertemu dengannya, dan yakin bahwa ia adalah jodoh kita dari Allah SWT. Namun bagaimana supaya kita bisa bertemu dengan jodoh yang akan memberikan kebahagiaan di dunia dan di akhirat? Cara yang paling mujarab adalah dengan memohon dan berdoa pada Allah SWT.
Sebagai seorang manusia, makhluk yang lemah, kita hanya bisa berserah diri serta memohon doa dan harapan akan datangnya jodoh yang ideal. Tidak ada yang mustahil bagi Allah jika Dia telah menghendaki-Nya. Ketika memohon pada Allah SWT, jangan lupa pula untuk memohon jodoh yang shaleh dan shalehah. Kenapa memangnya? Supaya, jodoh yang sebelumnya tidak atau kurang shaleh dan shalehah, ia menjadi pasangan yang shaleh dan shalehah. Maka, siapa pun orangnya kelak, kita harus tetap yakin dan optimis bersabar dalam berdoa. Ingatlah bahwa jodoh itu merupakan cerminan dari diri kita sendiri. Jika kita termasuk orang yang baik, Insya Allah kita juga akan mendapat jodoh yang baik, begitu pun sebaliknya dengan orang yang jahat.
Namun sebenarnya, kapan sebaiknya waktu yang tepat untuk berdoa memohon jodoh pada Allah SWT? Jawabannya adalah dapat dipanjatkan setiap waktu. Semakin sering berdoa dengan sepenuh hati pada Allah, Insya Allah akan semakin didekatkan dan dikabulkan oleh Allah SWT. Perlu diketahui pula, waktu yang paling dan sangat mujarab untuk memohon doa adalah ketika sepertiga malam yang terakhir, di antara azan dan iqamat, ketika turun hujan, dan setelah shalat. Selain itu, jangan lupa untuk meminta didoakan oleh orang tua. Supaya jika doa kita tidak terkabul, maka doa orang tua kita bisa saja terkabul. Oleh karena itu, tekun lah dalam berdoa dan terus berikhtiar, berusaha, memohon petunjuk dari Allah SWT. Mudah-mudahan kita segera bertemu dengan jodoh kita masing-masing, aamiin. (islampos)

Popular posts from this blog

Sekarang Banyak Dilanggar, Dua Suara yang Dilarang Rasulullah Ini

Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan sesuatu, pastilah sesuatu itu baik bagi umatnya. Sebaliknya, jika beliau melarang sesuatu, pastilah sesuatu itu buruk bagi umatnya. Namun, sering kali manusia tidak mengindahkan petunjuk dan larangan yang telah digariskan beliau. Banyak perintah yang tidak ditaati dan banyak larangan yang dilanggar. Di antaranya, dua larangan berikut ini. اِنَّمَا نَهَيْتُ عَنْ صَوْتَيْنِ أَحْمَقَيْنِ فَاجِرَيْنِ صَوْتُ مِزْمَارٍ عِنْدَ نِعْمَةٍ وَ صَوْتُ رَنَّةٍ عِنْدَ مُصِيْبَةٍ “Sesungguhnya aku melarang dua suara yang paling bodoh dan keji, yakni suara seruling ketika sedang mendapat nikmat dan suara tangis yang keras ketika mendapat musibah” (HR. Tirmidzi dan Baihaqi; hasan) Suara seruling ketika sedang mendapat nikmat Alangkah sering hal ini dilanggar oleh umat Islam. Seakan-akan dianggap hal yang biasa dan boleh-boleh saja. Padahal sesungguhnya ini dilarang Rasulullah dan digelari dengan paling bodoh dan keji. Kita li...

Benarkah Orang Yang Menikah Sehat Lahir Dan Batin?

Setiap orang pasti menginginkan untuk menikah. Dalam Islam, pernikahan tidak terbatas pada hubungan platonis antara suami dan istri, juga bukan semata-mata untuk prokreasi. Istilah Islam untuk menikah, “nikah” secara harfiah berarti berhubungan badan. Lantas, mengapa Islam memberikan aturan yang luas dan regulasi tentang hubungan suami istri? Ini karena Islam telah sepenuhnya mengerti bahwa naluri seksual tidak bisa dan tidak boleh ditekan. Naluri ini hanya dapat diatur untuk kesejahteraan manusia dalam kehidupan ini dan untuk keberhasilan mereka di akhirat. Hubungan suami-istri dalam kehidupan pernikahan telah secara terbuka direkomendasikan di Qur’an, “ …. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri..” (QS al-Baqarah, 2: 222) Berbagai penelitian membuktikan bahwa orang yang menikah tetap sehat, secara fisik dan mental....

Berbahagialah kamu yang suka makan beras merah! Ternyata Beras Merah Dapat Mencegah Batu Empedu Dan Kanker!

Beras merah sering digunakan sebagai menu diet sehat untuk menurunkan berat badan dan untuk penderita diabetes. Beras merah memang termasuk ke jenis makanan pokok yang mengandung karbohidrat di dalamnya. Beras merah umum di makan seperti nasi putih yang biasanya dikonsumsi orang Indonesia. Bersamaan berjalannya saat, masyarakat Indonesia mulai mengerti kelebihan beras merah dibanding beras umum yang dipakai sebagai makanan pokok. Nasi putih memang memiliki rasa yang lebih enak dari pada nasi merah tetapi, beras merah mengandung zat gizi baik yang tidak dimiliki nasi putih. Di bawah ini akan saya kupas selesai tentang kandungan dan manfaat beras merah.