Skip to main content

Guys..Ini Loh Resep Cara Membuat Cocoa Brownies Simple

Bismillah..
Satu hari..ujug-ujug.. tiba-tiba.., saya pengen banget makan brownies. Udah kaya ngidam aja pokoknya, tiba2 pengen berat dan harus. Mungkin karena udah lama juga ga bikin dan menikmati brownies bars. Terakhir kapan ya.. kalo ga salah empat bulan lalu deh, pas ikutan event NCC brownies week. Waktu itu emang banyak banget nyobain resep brownies, sampe akhirnya saya m.b alias mabok brownies, wkwkw.. dan berujung ke break sementara sama si hitam manis legit ini :) 


Okeh, kembali ke sekarang. Untuk memuaskan kehausan saya akan brownies (halagh!), saat ini saya butuh real brownies. Brownies yang dark, rich, fudgy, chewy dengan interior yang moist dan legit. Bukaaan.. bukan yang versi healthy, bukan pula yang fancy dengan cheese swirl ato pumpkin swirl di atasnya. Ga usah juga yang ooey gooey dengan saus karamel atau coklat leleh di dalamnya, I just wanted a humble real brownies. Kalo udah gini biasanya saya akan balik lagi ke my-go-to recipe, best cocoa browniesnya Alice Medrich. Tapi saya juga lagi pengen banget menikmati brownies yang ga cuma sempurna tekstur interiornya dan rasa nyoklatnya kaya best cocoa brownies, tapi juga yang permukaannya shiny crusted & crack-ly. Waduuh.. repot ya book, banyak maunya. Udah kaya ngidam beneran dah ;(

Sependek yang saya tau, supaya dapet permukaan brownies yang shiny dan crack-ly, gula harus dalam jumlah yang cukup dan larut sempurna. Bukan berarti saya menghakimi resep jeniusnya Alice Medrich ini kurang oke lhoh ya, bisa jadi juga saya yang selama ini eksekusinya ga oke. Tapiii.. memang kalo browsing gambar best cocoa brownies ini, kok hampir semua memang permukaannya matte. Di Smitten Kitchen, Food52, Technicolor Kitchen..  
Jadi saya pengen utak-atik dikit di stepnya. Yaa..sapa tau gituu bisa ngongol si shiny crustnya. Kalo untuk komposisinya, sebenernya saya bilang resep Alice ini udah perfect. Gulanya emang buanyak, tapi itu buat kompensasi cocoa powdernya yang dark dan pait. Tapi yaa, daripada diprotes pak suami, kali ini saya kurangin gulanya jadi 4/5 dari resep.. tepungnya juga saya tambah dikiiit (10 gr).

Jadi, gimana caranya supaya brownies ini nongol shiny crust & crack-ly top nya? Kalo resep aslinya butter, gula, garam dan coklat bubuk dipanaskan bersama dengan cara di-tim, nhah saya coba butter dipanaskan hingga 5 menitan setelah meleleh. Kamsudnya supaya butter bener-bener panas dan melarutkan gula. Setelah 5 menitan leleh (masih di atas api) dan tampak bening, baru gula dimasukkan sedikit demi sedikit. Tiap kali dimasukkan, aduk hingga rata dan gula larut baru masukkan sendok gula berikutnya. Begitu sampai habis. Awalnya butter yang encer akan menjadi kental karena gula. Baru kemudian garam dan cocoa powder dimasukkan. Diaduk sebentar di atas api trus diangkat. Step selanjutnya mah sama kaya resep asli..
Alhamdulillah hasilnya kaya di foto inih. Shinynya emang ga pol kaya browniesnya ummu Allegra, tapi ini saya udah seneng bangeeet... since this shiny crust and crack-ly top is on my favorit brownies recipe ever, best cocoa brownies.. yeayy :D


Oiyah, di Joy of Baking, resep ini ditambahkan sour cream supaya makin moist dan sedikit baking powder supaya adonan sedikit naek. Monggo yah kalo mau pake.. saya mah seadanya bahan dan mood, kadang pake kadang juga ngga.. as delicious both ways :)




Perfected Best Cocoa Brownies

Bahan
140 gr mentega tawar
250 gr gula pasir (kali ini saya pake 200 gr)
75 gr coklat bubuk (saya pake Vanhouten)
1/4 sdt garam
1/2 sdt vanilla bubuk
2 telur ukuran besar dari kulkas
75 gr tepung terigu serbaguna
1/4 sdt baking powder (opsional)
* bisa ditambah 60 ml sour cream (saya ga pake kali ini)

Cara membuat:
1. Panaskan oven pada suhu 325 F atau 160 C. Alasi dasar dan sisi-sisi loyang kotak 20x20cm dengan baking paper. Sisakan sedikit baking papernya disamping supaya gampang angkat browniesnya nanti

2. Panaskan mentega di dalam panci di atas api sedang. Aduk hingga meleleh. Biarkan kurang lebih 5 menit hingga bening. Tambahkan sesendok makan gula, aduk rata hingga larut. Tambahkan sendok berikutnya dan aduk. Ulangi hingga habis. Tambahkan garam dan coklat bubuk. Aduk hingga rata. Angkat dari api. Dinginkan hinnga hangat
note: teksturnya akan tampak seperti berpasir, gapapa..
aduuh..ngebluuur >.<
3. Masukkan vanilla, aduk.  Tambahkan telur satu demi satu. Aduk rata tiap kali penambahan dengan spatula atau sendok kayu. Teruskan aduk hingga adonan mulus, kental dan mengkilap.

4. Masukkan tepung dan baking powder (jika pakai), aduk hingga tepung tidak lagi terlihat, kemudian aduk cepat 40 strokes dengan spatula atau sendok kayu

5. Tuang di loyang, ratakan dengan spatula. Bentuk swirl atasnya dengan handwhisk atau pisau (ini completely optional, biar tambah cantek aja :D)
6. Panggang di rak di bawah rak tengah selama 20-25 menit. Tes dengan tusuk gigi, brownies matang saat tusuk gigi keluar dengan wet crumbs (tapi bukan wet batter yah)
note: kalo ditambah sour cream, biasanya saya panggang 30-35 menit.

Dinginkan di rak kawat, kemudian potong-potong dan sajikan bersama segelas susu..Yummm.. ^^


Selamat mencoba :)

Popular posts from this blog

Sekarang Banyak Dilanggar, Dua Suara yang Dilarang Rasulullah Ini

Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan sesuatu, pastilah sesuatu itu baik bagi umatnya. Sebaliknya, jika beliau melarang sesuatu, pastilah sesuatu itu buruk bagi umatnya. Namun, sering kali manusia tidak mengindahkan petunjuk dan larangan yang telah digariskan beliau. Banyak perintah yang tidak ditaati dan banyak larangan yang dilanggar. Di antaranya, dua larangan berikut ini. اِنَّمَا نَهَيْتُ عَنْ صَوْتَيْنِ أَحْمَقَيْنِ فَاجِرَيْنِ صَوْتُ مِزْمَارٍ عِنْدَ نِعْمَةٍ وَ صَوْتُ رَنَّةٍ عِنْدَ مُصِيْبَةٍ “Sesungguhnya aku melarang dua suara yang paling bodoh dan keji, yakni suara seruling ketika sedang mendapat nikmat dan suara tangis yang keras ketika mendapat musibah” (HR. Tirmidzi dan Baihaqi; hasan) Suara seruling ketika sedang mendapat nikmat Alangkah sering hal ini dilanggar oleh umat Islam. Seakan-akan dianggap hal yang biasa dan boleh-boleh saja. Padahal sesungguhnya ini dilarang Rasulullah dan digelari dengan paling bodoh dan keji. Kita li...

Benarkah Orang Yang Menikah Sehat Lahir Dan Batin?

Setiap orang pasti menginginkan untuk menikah. Dalam Islam, pernikahan tidak terbatas pada hubungan platonis antara suami dan istri, juga bukan semata-mata untuk prokreasi. Istilah Islam untuk menikah, “nikah” secara harfiah berarti berhubungan badan. Lantas, mengapa Islam memberikan aturan yang luas dan regulasi tentang hubungan suami istri? Ini karena Islam telah sepenuhnya mengerti bahwa naluri seksual tidak bisa dan tidak boleh ditekan. Naluri ini hanya dapat diatur untuk kesejahteraan manusia dalam kehidupan ini dan untuk keberhasilan mereka di akhirat. Hubungan suami-istri dalam kehidupan pernikahan telah secara terbuka direkomendasikan di Qur’an, “ …. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri..” (QS al-Baqarah, 2: 222) Berbagai penelitian membuktikan bahwa orang yang menikah tetap sehat, secara fisik dan mental....

Berbahagialah kamu yang suka makan beras merah! Ternyata Beras Merah Dapat Mencegah Batu Empedu Dan Kanker!

Beras merah sering digunakan sebagai menu diet sehat untuk menurunkan berat badan dan untuk penderita diabetes. Beras merah memang termasuk ke jenis makanan pokok yang mengandung karbohidrat di dalamnya. Beras merah umum di makan seperti nasi putih yang biasanya dikonsumsi orang Indonesia. Bersamaan berjalannya saat, masyarakat Indonesia mulai mengerti kelebihan beras merah dibanding beras umum yang dipakai sebagai makanan pokok. Nasi putih memang memiliki rasa yang lebih enak dari pada nasi merah tetapi, beras merah mengandung zat gizi baik yang tidak dimiliki nasi putih. Di bawah ini akan saya kupas selesai tentang kandungan dan manfaat beras merah.