Skip to main content

Cireng ala Abang Gorengan

Bismillah..
Adududu.. kemana ajaa diriku baru sekarang nyobain cirengnya mba Rina Audie ini. Hasilnya emang top pemirsah. Pantes lah ya, waktu itu pernah baca pak Wisnu merekomendasikan resep ini di FB grup NCC dan kemudian para member rame-rame ikutan mbikin dan grup pun penuh postingan cireng, wkwkw.. Hasil cirengnya emang renyah, empuk tapi juga alot khas cireng tapi ga keras. Kok bisaaa? Karena resepnya pake biang ternyata.. Kayanya segala macem yang ber'biang' emang hasilnya empuk ya. Sebutlah pempek Palembang ini, trus pempek dos, juga roti water-roux.. Pernah baca emang, biang dari tepung yang dipanaskan bersama air hingga menggumpal atau mengental bersifat mengikat dan mempertahankan kandungan airnya lebih lama. Jadilah si makanan awet empuknya karena ga cepet kering..
Cireng ini enak dimakan gitu aja, atau pake bumbu rujak kaya yang waktu itu ngetrend. Nhah berhubung saya masih punya sedikit sisa cuko dari pempek dos yang kemarin, saya makan sebagian cirengnya pakekuah cuko. Ternyata nyambung banget lhoh, enak. Cirengnya gurih trus disruput bareng cuko yang manis asem pedes, enyaak..enyak..enyak.. Cirengnya dipotong-potong dulu kaya makan pempek, trus dituangin kuah cukonya. Yuumm.. :D


Cireng ala Abang Gorengan

Bahan
150 gr aci/tapioka/kanji
2 siung bawang putih, haluskan
1/2 sdt garam
1/2 sdt kaldu bubuk
1/2 sdt penyedap rasa (saya skip)
1 batang daun bawang, iris halus (saya skip)

Biang:
50 gr aci/tapioka
150 air

Cara membuat
1. Campur semua bahan dalam wadah. Aduk rata, sisihkan
2. Biang: campur aci dan air dalam panci, aduk hingga rata. Panaskan di atas api kecil sambil terus diaduk hingga kental, liat dan bening
3. Tuang biang panas ke dalam wadah campuran aci kering. Uleni pelan dengan ujung jari. Setelah hangat, lanjutkan uleni dengan telapak tangan hingga menyatu. 
[saya lanjutkan pake handmixer  dengan kaki spiral :p biar cepet..]
4. Taburi tangan dengan aci, ambil sejumput adonan dan bentuk bulat pipih. Supaya tidak lengket satu sama lain, tabur tiap lembar dengan aci (saya sekat pake baking paper)
5. Goreng dalam minyak panas dan agak banyak dengan api kecil-sedang hingga matang (bagian luar kering crisp). Angkat, tiriskan dan segera sajikan



Goreng sejumlah yang akan dikonsumsi, karena cireng ini mantebnya disajikan panas-panas fresh dari penggorengan ^^


Selamat mencoba :)

Popular posts from this blog

Sekarang Banyak Dilanggar, Dua Suara yang Dilarang Rasulullah Ini

Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan sesuatu, pastilah sesuatu itu baik bagi umatnya. Sebaliknya, jika beliau melarang sesuatu, pastilah sesuatu itu buruk bagi umatnya. Namun, sering kali manusia tidak mengindahkan petunjuk dan larangan yang telah digariskan beliau. Banyak perintah yang tidak ditaati dan banyak larangan yang dilanggar. Di antaranya, dua larangan berikut ini. اِنَّمَا نَهَيْتُ عَنْ صَوْتَيْنِ أَحْمَقَيْنِ فَاجِرَيْنِ صَوْتُ مِزْمَارٍ عِنْدَ نِعْمَةٍ وَ صَوْتُ رَنَّةٍ عِنْدَ مُصِيْبَةٍ “Sesungguhnya aku melarang dua suara yang paling bodoh dan keji, yakni suara seruling ketika sedang mendapat nikmat dan suara tangis yang keras ketika mendapat musibah” (HR. Tirmidzi dan Baihaqi; hasan) Suara seruling ketika sedang mendapat nikmat Alangkah sering hal ini dilanggar oleh umat Islam. Seakan-akan dianggap hal yang biasa dan boleh-boleh saja. Padahal sesungguhnya ini dilarang Rasulullah dan digelari dengan paling bodoh dan keji. Kita li...

Benarkah Orang Yang Menikah Sehat Lahir Dan Batin?

Setiap orang pasti menginginkan untuk menikah. Dalam Islam, pernikahan tidak terbatas pada hubungan platonis antara suami dan istri, juga bukan semata-mata untuk prokreasi. Istilah Islam untuk menikah, “nikah” secara harfiah berarti berhubungan badan. Lantas, mengapa Islam memberikan aturan yang luas dan regulasi tentang hubungan suami istri? Ini karena Islam telah sepenuhnya mengerti bahwa naluri seksual tidak bisa dan tidak boleh ditekan. Naluri ini hanya dapat diatur untuk kesejahteraan manusia dalam kehidupan ini dan untuk keberhasilan mereka di akhirat. Hubungan suami-istri dalam kehidupan pernikahan telah secara terbuka direkomendasikan di Qur’an, “ …. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri..” (QS al-Baqarah, 2: 222) Berbagai penelitian membuktikan bahwa orang yang menikah tetap sehat, secara fisik dan mental....

Berbahagialah kamu yang suka makan beras merah! Ternyata Beras Merah Dapat Mencegah Batu Empedu Dan Kanker!

Beras merah sering digunakan sebagai menu diet sehat untuk menurunkan berat badan dan untuk penderita diabetes. Beras merah memang termasuk ke jenis makanan pokok yang mengandung karbohidrat di dalamnya. Beras merah umum di makan seperti nasi putih yang biasanya dikonsumsi orang Indonesia. Bersamaan berjalannya saat, masyarakat Indonesia mulai mengerti kelebihan beras merah dibanding beras umum yang dipakai sebagai makanan pokok. Nasi putih memang memiliki rasa yang lebih enak dari pada nasi merah tetapi, beras merah mengandung zat gizi baik yang tidak dimiliki nasi putih. Di bawah ini akan saya kupas selesai tentang kandungan dan manfaat beras merah.