Skip to main content

Kisah Nyata...Cleaning Service ini Jadi Direktur


Jangan sesekali merendahkan pekerjaan cleaning service. Siapa tahu, pekerja yang senantiasa membantu kebutuhan para pegawai di kantor akan naik status bahkan menjadi pimpinan Anda.
Pesan ini setidaknya disampaikan seorang pemuda Arab Saudi yang telah menunjukkan dedikasinya saat menjadi pekerja tidak terampil, namun mampu mencapai cita-citanya dengan bekerja keras. 

Pemuda bernama Mohammad Sharaf memulai karir sebagai pembersih dan pencuci piring di sebuah restoran di tahun 2004. Siapa sangka, 10 tahun kemudian, Sharaf dinobatkan sebagai Manajer Hotel Termuda Tahun Ini di ajang Middle East Hotelier Awards 2014.

Sharaf bahkan mencatatkan sejarah sebagai orang Arab pertama dalam satu dekade terakhir, yang memenangkan penghargaan bergengsi tersebut.

Sharaf mulai menjual cangkir teh di dekat pusat Mekah saat berusia 18 tahun. Pada tahun 2004, ia menjawab iklan pekerjaan dan mendapatkan pekerjaan pertamanya sebagai pelayan restoran di outlet makanan cepat saji. Selain sebagai pelayan, Sharaf juga membersihkan piring dan toilet.
"Sementara saya sedang bekerja di sana, saya sering mengunjungi seorang teman yang bekerja di sebuah hotel lokal. Saya suka pekerjaan itu dan mencoba berkali-kali untuk masuk ke sektor itu tapi tidak diterima, karena saya tidak memiliki ijazah sekolah menengah," katanya seperti dikutip Dream dari laman Arabnews, Rabu, 12 November 2014.

Sharaf memberanikan diri untuk membujuk salah satu hotel besar agar menerimanya dan bekerja di sana selama tujuh tahun. Sharaf akhirnya mendapat ijazah sekolah menengah, gelar dari Universitas Raja Abdul Aziz dan ijazah dari American Society for Training and Education.

"Saya melakukan perjalanan selama lima tahun antara Jeddah dan Mekah untuk semua ini dan secara bertahap karier saya menanjak," katanya.

Setelah lulus pada 2010, karier Sharaf terus melesat dan menjadi direktur pemasaran dan penjualan dengan mengawasi lebih dari 14 hotel di Jeddah, Madinah dan Mekah. Dia telah mengunjungi lebih dari 12 negara dan membuat lebih dari 10 kampanye pemasaran di Afrika dan negara-negara Asia.
Pada 2012, ia mendapat penghargaan Best Award for Tourism Sales di Saudi dan penghormatan dari Pangeran Sultan bin Salman, ketua Komisi Saudi untuk Pariwisata dan Purbakala. Pada 2013, Sharaf bergabung dengan Freemont Hotel Group di Clock Tower di Mekah dan mendapat penghargaan di sana.

Selain jadi manajer hotel, Sharaf memberikan banyak sesi pelatihan di perguruan tinggi dan universitas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepribadian dan keahlian mereka. (Ism)

Popular posts from this blog

JANGAN ISI ULANG Botol Plastik Bekas Air Minum! INI BAHAYANYA

Banyak botol air minum yang terbuat dari plastik mencantumkan kode label yang menginformasikan bila botol itu tidak disarankan untuk di isi lagi. Hal semacam ini butuh di perhatikan lantaran paket plastik yang disebut di buat cuma untuk sekali pakai serta janganlah dipakai berulang-kali untuk wadah minuman. Banyak orang tidak paham serta tak perduli dengan label itu. Biasanya label pada botol paket plastik itu berbentuk logo serta angka-angka yang memanglah sedikit di ketahui oleh orang-orang juga sebagai customer. Di bawah ini beragam jenis type plastik yang butuh di ketahui BERBAGAI MACAM PLASTIK Biasanya plastik paket mempunyai kode sebagai berikut ini, serta pada paket berupa botol kode itu umumnya terdapat dibagian bawah. 1. PETE atau PET  (polyethylene terephthalate) labelnya berbentuk angka 1 dalam segitiga umum digunakan untuk botol plastik yang transparan/tembus pandang seperti botol air mineral. Botol-botol dengan bahan ini direferensikan cuma untuk sekali gunakan. ...

Sekarang Banyak Dilanggar, Dua Suara yang Dilarang Rasulullah Ini

Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan sesuatu, pastilah sesuatu itu baik bagi umatnya. Sebaliknya, jika beliau melarang sesuatu, pastilah sesuatu itu buruk bagi umatnya. Namun, sering kali manusia tidak mengindahkan petunjuk dan larangan yang telah digariskan beliau. Banyak perintah yang tidak ditaati dan banyak larangan yang dilanggar. Di antaranya, dua larangan berikut ini. اِنَّمَا نَهَيْتُ عَنْ صَوْتَيْنِ أَحْمَقَيْنِ فَاجِرَيْنِ صَوْتُ مِزْمَارٍ عِنْدَ نِعْمَةٍ وَ صَوْتُ رَنَّةٍ عِنْدَ مُصِيْبَةٍ “Sesungguhnya aku melarang dua suara yang paling bodoh dan keji, yakni suara seruling ketika sedang mendapat nikmat dan suara tangis yang keras ketika mendapat musibah” (HR. Tirmidzi dan Baihaqi; hasan) Suara seruling ketika sedang mendapat nikmat Alangkah sering hal ini dilanggar oleh umat Islam. Seakan-akan dianggap hal yang biasa dan boleh-boleh saja. Padahal sesungguhnya ini dilarang Rasulullah dan digelari dengan paling bodoh dan keji. Kita li...

Ini Dia alasan Kenapa Uang Panaik dan Mahar Harus Mahal.

Namun kalau kita melihat dari perspektif lain yang tidak melulu negatif pernikahan bugis , yakni membuat para lelaki bugis berusaha sedemikian rupa untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah dalam pernikhan dan berumah tangga kelak.   Banyak dari masyarakat luar dari Sulawesi selatan mencibir pernikahan Bugis, Karena mahalanya mahar dan uang panai yang harus di berikan untuk saat ini berkisar puluhan hingga ratusan juta rupiah. mereka beranggapan seolah-olah sedang membeli anak gadis nya orang lain. Pernikahan bugis dan makassar bai sebagian orang sangat memberatkan. Mengingat besarnya jumlah uang panai atau uang belanja bagi pihak mempelai pria yang harus di bayarkan kepada mempelai wanita. Mestinya bukannya mahanlnya yang dipersoalkan namun hakikatnya nikah bugis dan makassar adalah mempertemukan dua keluarga besar dengan segala identitas dan status sosial. Selain itu juga sebagai melestarikan garis silsilah di masyarakat. Dari hal ini lahir lah yang namanya perantau , atau...