Skip to main content

Inilah Permintaan Terakhir Guru Yang Menggetarkan Hati Semua Orang ( Sakit Keras )


Guru dan siswa adalah orang-orang yang tak bisa dipisahkan dan keberadaan mereka pun saling melengkapi satu sama lain. Pada dasarnya, guru adalah seseorang yang begitu menyayangi para siswanya dan menganggap para siswa seperti buah hatinya sendiri. Guru adalah seseorang yang menginginkan hal terbaik untuk para siswanya dan ingin tetap mendidik para siswanya meski sang guru sedang sakit.

Guru Liu dan para siswa saat di rumah sakit untuk proses belajar mengajar | Photo: Copyright asiantown.netGuru Liu dan para siswa saat di rumah sakit untuk proses belajar mengajar | Photo: Copyright asiantown.net


Dilansir dari laman asiantown.net, seorang guru bernama Liu Shengping (34) telah melakukan suatu hal yang menggetarkan hati banyak orang. Guru yang mengajar mata pelajaran Seni dan Ilmu Sosial di Sichuan Normal Unoversity di Chengdu, China meminta agar dirinya bisa mengajar para siswanya untuk terakhir kali dari rumah sakit di mana ia dirawat. 

Sejak bulan April, Liu didiagnosis menderita gagal hati akut dan sirosis hati yang membuat kondisi tubuhnya makin lemah serta makin memburuk. Walau telah menjalani perawatan di rumah sakit selama dua bulan terakhir, kondisi kesehatannya tak kunjung membaik.

Guru Liu | Photo: Copyright asiantown.net Guru Liu | Photo: Copyright asiantown.net


Karena tidak ada biaya untuk perawatan yang lebih baik untuk mendapatkan donor hati, guru berhati mulia 34 tahun ini harus bersabar dengan kondisinya. Mengingat kondisi tubuhnya yang main buruk, ia pun meminta para siswanya datang ke rumah sakit agar Liu bisa memberikan materi pelajaran bagi mereka untuk yang terakhir kali. 

Selama hampir 13 menit, Liu memberikan materi mengenai pentingnya bersyukur dan menjalani kehidupan yang baik. Dari ranjang rumah sakit di mana ia dirawat, Liu bahkan memberikan beberapa nasehat untuk para siswanya agar tetap tegar menjalani ujian hidup. Guru Liu juga mengajak para siswa untuk selalu damai, hidup berdampingan serta memberikan kenyamanan satu sama lain.

Guru Liu dan para siswa saling meneteskan air mata | Photo: Copyright asiantown.netGuru Liu dan para siswa saling meneteskan air mata | Photo: Copyright asiantown.net


Ketika pelajaran berlangsung inilah, sekitar 20 siswa yang hadir terlihat menangis dan meneteskan air mata. Untuk menghargai dan meningkatkan semangat guru agar mampu melawan penyakitnya, para siswa menyanyikan lagu China berjudul A Grateful Heart. A Grateful Heart sendiri merupakan lagu sedih untuk menghargai orang terpenting dan berpengaruh dalam kehidupan seseorang. 

Ladies, kisah yang mengharukan ya. Semoga kondisi guru Liu bisa lebih baik dan ia pun akan sembuh setelah bertemu serta memberikan materi pelajaran untuk para siswanya. Semoga ada semangat baru yang tumbuh dari diri guru Liu hingga ia bisa bertahan dan sembuh dari sakitnya.

Popular posts from this blog

JANGAN ISI ULANG Botol Plastik Bekas Air Minum! INI BAHAYANYA

Banyak botol air minum yang terbuat dari plastik mencantumkan kode label yang menginformasikan bila botol itu tidak disarankan untuk di isi lagi. Hal semacam ini butuh di perhatikan lantaran paket plastik yang disebut di buat cuma untuk sekali pakai serta janganlah dipakai berulang-kali untuk wadah minuman. Banyak orang tidak paham serta tak perduli dengan label itu. Biasanya label pada botol paket plastik itu berbentuk logo serta angka-angka yang memanglah sedikit di ketahui oleh orang-orang juga sebagai customer. Di bawah ini beragam jenis type plastik yang butuh di ketahui BERBAGAI MACAM PLASTIK Biasanya plastik paket mempunyai kode sebagai berikut ini, serta pada paket berupa botol kode itu umumnya terdapat dibagian bawah. 1. PETE atau PET  (polyethylene terephthalate) labelnya berbentuk angka 1 dalam segitiga umum digunakan untuk botol plastik yang transparan/tembus pandang seperti botol air mineral. Botol-botol dengan bahan ini direferensikan cuma untuk sekali gunakan. ...

Sekarang Banyak Dilanggar, Dua Suara yang Dilarang Rasulullah Ini

Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan sesuatu, pastilah sesuatu itu baik bagi umatnya. Sebaliknya, jika beliau melarang sesuatu, pastilah sesuatu itu buruk bagi umatnya. Namun, sering kali manusia tidak mengindahkan petunjuk dan larangan yang telah digariskan beliau. Banyak perintah yang tidak ditaati dan banyak larangan yang dilanggar. Di antaranya, dua larangan berikut ini. اِنَّمَا نَهَيْتُ عَنْ صَوْتَيْنِ أَحْمَقَيْنِ فَاجِرَيْنِ صَوْتُ مِزْمَارٍ عِنْدَ نِعْمَةٍ وَ صَوْتُ رَنَّةٍ عِنْدَ مُصِيْبَةٍ “Sesungguhnya aku melarang dua suara yang paling bodoh dan keji, yakni suara seruling ketika sedang mendapat nikmat dan suara tangis yang keras ketika mendapat musibah” (HR. Tirmidzi dan Baihaqi; hasan) Suara seruling ketika sedang mendapat nikmat Alangkah sering hal ini dilanggar oleh umat Islam. Seakan-akan dianggap hal yang biasa dan boleh-boleh saja. Padahal sesungguhnya ini dilarang Rasulullah dan digelari dengan paling bodoh dan keji. Kita li...

Ini Dia alasan Kenapa Uang Panaik dan Mahar Harus Mahal.

Namun kalau kita melihat dari perspektif lain yang tidak melulu negatif pernikahan bugis , yakni membuat para lelaki bugis berusaha sedemikian rupa untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah dalam pernikhan dan berumah tangga kelak.   Banyak dari masyarakat luar dari Sulawesi selatan mencibir pernikahan Bugis, Karena mahalanya mahar dan uang panai yang harus di berikan untuk saat ini berkisar puluhan hingga ratusan juta rupiah. mereka beranggapan seolah-olah sedang membeli anak gadis nya orang lain. Pernikahan bugis dan makassar bai sebagian orang sangat memberatkan. Mengingat besarnya jumlah uang panai atau uang belanja bagi pihak mempelai pria yang harus di bayarkan kepada mempelai wanita. Mestinya bukannya mahanlnya yang dipersoalkan namun hakikatnya nikah bugis dan makassar adalah mempertemukan dua keluarga besar dengan segala identitas dan status sosial. Selain itu juga sebagai melestarikan garis silsilah di masyarakat. Dari hal ini lahir lah yang namanya perantau , atau...