Skip to main content

INI LOH RAHASIA KENAPA MAKAN MIE INSTAN LEBIH ENAK DI WARUNG PINGGIR JALAN DARI PADA MASAK"KAN SENDIRI

Musim hujan seperti ini memang enaknya makan mi rebus, apalagi ditambah dengan telur dan irisan cabai rawit. Wuih, bikin ngiler! Ngomongin soal mi instan, pernah nggak sih kamu mikir kenapa mi instan buatan warung itu lebih enak daripada buatan kita sendiri di rumah?
Hmmm, kenapa ya kira-kira? Ini dia alasannya..
1. Ada taburan bawang goreng
Bawang goreng itu emang enak dan gurih, juga merupakan taburan yang cocok untuk hampir semua masakan asli Indonesia. Begitu juga buat taburan mi rebus atau mi goreng, cocok banget deh bikin tambah gurih. “Mungkin kalau di rumah kan nggak selalu ada bawang goreng neng, jadi kurang nikmat,” ujar Faisal salah satu penjual warmindo.
2. Mi nggak diaduk-aduk
“Kalau saya masak, biasanya mi saya taruh utuh aja jadi jangan diremes-remes. Trus biarin aja sampai empuk jangan diaduk-aduk. Kata anak-anak (pelanggan) sih enak,” lanjut Faisal. Menurut Faisal kalau diaduk-aduk nanti telur bisa pecah atau sekadar bocor itu mengurangi kenikmatan mi.
3. Banyak tambahan camilan
Beda dengan makan di rumah, makan di warmindo bisa diselingi dengan gorengan yang dijual juga. Tempe, tahu dan bakwan makin menambah kenikmatanmu makan mie instan. “Kalau saya biasanya tambah gorengan kalau makan mie goreng, apalagi yang baru aja mateng jadi masih anget,” ujar Mardi, salah satu pelanggan warmindo
4. Kalau bikin sendiri udah kenyang duluan
“Kalau bikin di kost biasanya udah kenyang duluan karena belum-belum udah cium baunya. Kalau di warung kan kita terima jadi, terus nggak perlu juga cuci-cuci bekasnya. Mungkin sugesti gitu, jadi lebih enak kalau di warung,” kata Mardi
5. Ada bumbu tambahan seperti saus, kecap, dan sambal
Kalau di rumah paling tambahan bumbu pelengkapmu cuma kecap dan cabe rawit. Berbeda dengan yang disediakan oleh warung, udah ada kecap, saus, bahkan sambal yang sudah diracik dengan bawang putih. Tentu rasanya akan lebih nikmat dibanding dengan irisan cabai saja.
6. Abangnya udah ahli
Hampir tiap hari bikin mi instan tentu abang penjualnya jadi ahli, walau cuma mi instan tapi kalau teksturnya nggak sesuai selera bisa nggak enak lho. “Kalau anak-anak kan ada yang minta minya lembek, ada yang maunya masih keras. Telur juga gitu, ada yang mau setengah mateng ada yang mau mateng. Kalau saya sudah bisa kira-kira berapa lama waktunya jadi pas sama pesenan,” terang Faisal.
7. Makannya pakai mangkok ayam jago
Ini emang kayaknya sih sugesti banget ya. Tapi coba deh kamu rasain, makan pakai mangkok ayam jago tuh memang sensasinya beda, lebih enak aja rasanya. Di samping itu, ukuran mangkok ayam jago ini pas banget untuk satu porsi mi instan. Jadi takaran kuah dengan minya pun seimbang.
Duh, kok jadi lapar ya?

Popular posts from this blog

JANGAN ISI ULANG Botol Plastik Bekas Air Minum! INI BAHAYANYA

Banyak botol air minum yang terbuat dari plastik mencantumkan kode label yang menginformasikan bila botol itu tidak disarankan untuk di isi lagi. Hal semacam ini butuh di perhatikan lantaran paket plastik yang disebut di buat cuma untuk sekali pakai serta janganlah dipakai berulang-kali untuk wadah minuman. Banyak orang tidak paham serta tak perduli dengan label itu. Biasanya label pada botol paket plastik itu berbentuk logo serta angka-angka yang memanglah sedikit di ketahui oleh orang-orang juga sebagai customer. Di bawah ini beragam jenis type plastik yang butuh di ketahui BERBAGAI MACAM PLASTIK Biasanya plastik paket mempunyai kode sebagai berikut ini, serta pada paket berupa botol kode itu umumnya terdapat dibagian bawah. 1. PETE atau PET  (polyethylene terephthalate) labelnya berbentuk angka 1 dalam segitiga umum digunakan untuk botol plastik yang transparan/tembus pandang seperti botol air mineral. Botol-botol dengan bahan ini direferensikan cuma untuk sekali gunakan. ...

Sekarang Banyak Dilanggar, Dua Suara yang Dilarang Rasulullah Ini

Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan sesuatu, pastilah sesuatu itu baik bagi umatnya. Sebaliknya, jika beliau melarang sesuatu, pastilah sesuatu itu buruk bagi umatnya. Namun, sering kali manusia tidak mengindahkan petunjuk dan larangan yang telah digariskan beliau. Banyak perintah yang tidak ditaati dan banyak larangan yang dilanggar. Di antaranya, dua larangan berikut ini. اِنَّمَا نَهَيْتُ عَنْ صَوْتَيْنِ أَحْمَقَيْنِ فَاجِرَيْنِ صَوْتُ مِزْمَارٍ عِنْدَ نِعْمَةٍ وَ صَوْتُ رَنَّةٍ عِنْدَ مُصِيْبَةٍ “Sesungguhnya aku melarang dua suara yang paling bodoh dan keji, yakni suara seruling ketika sedang mendapat nikmat dan suara tangis yang keras ketika mendapat musibah” (HR. Tirmidzi dan Baihaqi; hasan) Suara seruling ketika sedang mendapat nikmat Alangkah sering hal ini dilanggar oleh umat Islam. Seakan-akan dianggap hal yang biasa dan boleh-boleh saja. Padahal sesungguhnya ini dilarang Rasulullah dan digelari dengan paling bodoh dan keji. Kita li...

Ini Dia alasan Kenapa Uang Panaik dan Mahar Harus Mahal.

Namun kalau kita melihat dari perspektif lain yang tidak melulu negatif pernikahan bugis , yakni membuat para lelaki bugis berusaha sedemikian rupa untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah dalam pernikhan dan berumah tangga kelak.   Banyak dari masyarakat luar dari Sulawesi selatan mencibir pernikahan Bugis, Karena mahalanya mahar dan uang panai yang harus di berikan untuk saat ini berkisar puluhan hingga ratusan juta rupiah. mereka beranggapan seolah-olah sedang membeli anak gadis nya orang lain. Pernikahan bugis dan makassar bai sebagian orang sangat memberatkan. Mengingat besarnya jumlah uang panai atau uang belanja bagi pihak mempelai pria yang harus di bayarkan kepada mempelai wanita. Mestinya bukannya mahanlnya yang dipersoalkan namun hakikatnya nikah bugis dan makassar adalah mempertemukan dua keluarga besar dengan segala identitas dan status sosial. Selain itu juga sebagai melestarikan garis silsilah di masyarakat. Dari hal ini lahir lah yang namanya perantau , atau...