Skip to main content

Bocah Kecil Ini Menolak untuk Menyantap Makanannya. Alasannya Membuat si Ibu Menangis!

Indonesia dikenal dengan negara yang memiliki kekayaan flora dan fauna yang begitu kaya dan beragam.
Sederet rekor catatan kekayaan dimiliki oleh negeri ini. Namun dibalik itu semua, Indonesia juga merupakan salah satu penyumbang kepunahan fauna yang paling besar di dunia menurut Wariyanto tahun 2006. 
Hal ini disebabkan karena begitu banyaknya perburuan-perburuan liar serta perdagangan ilegal yang dipraktikan di Indonesia. Semakin lama, semakin panjang saja daftar jenis fauna di Indonesia yang masuk dalam kategori hewan yang terancam mengalami kepunahan. Sayangnya, kesadaran untuk menjaga populasi fauna masih kurang pada diri masyarakat Indonesia.
Tergiurnya dengan penjualan dan permintaan pasar terhadap beberapa fauna yang terancam punah, membuat masyarakat Indonesia yang "nakal" terus saja memburu dan membunuh hewan-hewan dengan tidak terkontrol yang membuat hewan-hewan tersebut mengalami penurunan jumlah yang begitu signifikan.
Padahal, penting sekali keberadaan fauna di muka bumi ini. Fauna memiliki fungsi untuk menyeimbangkan ekosistem alam. Bisa dibayangkan jika salah satu jenis fauna dalam ekosistem alam punah, maka rantai makanan di sekitarnya pun bisa menjadi terputus dan kemungkinan akan mengalami kepunahan.
Ada beberapa hewan yang sudah dimasukkan dalam daftar hewan dilindungi karena hampir mengalami kepunahan. Hanya saja, kurangnya sosialisasi dan jarangnya media informasi yang berisi pengetahuan untuk masyarakat mengenai fauna tersebut dan tidak mengenal pentingnya menjaga populasi fauna di Indonesia, membuat peraturan yang telah dicanangkan oleh pemerintah kurang berfungsi dengan baik. Sehingga pada akhirnya, masih saja terus dijumpai masyarakat yang memburu dan membunuh hewan-hewan meski telah ditetapkan sebagai hewan yang masuk dalam daftar hewan yang hampir punah dan dilindungi.
Nah, sebagai masyarakat yang baik, kita pun perlu memberikan kontribusi untuk ikut menjaga dan mensosialisakan bagaimana keberadaan fauna dan flora benar-benar penting, termasuk fauna yang dianggap memiliki populasi yang banyak dan belum hampir punah.
Seperti yang dilakukan oleh seorang anak dalam video kali ini. Video ini menunjukan betapa dengan polos seorang anak begitu peduli terhadap kesejahteraan hewan dan mahluk hidup lainnya. Video ini diharapkan mampu menyadarkan kita untuk menjaga dan menyayangi flora dan fauna. Bukan tidak boleh untuk dikonsumsi atau di buru. Namun, sebaiknya dikontrol dan tetap pada ukurannya. Demi menyumbang untuk mencegah kepunahan hewan di laut.
Anak dalam video kali ini menolak untuk menyantap makanan sewaktu mengetahui lauk nasi yang ia makan adalah gurita yang telah dimasak. Berbagai pertanyaan ditanyakan pada si ibu dan akhirnya si anak menolak menyantap gurita karena gurita adalah seeokor hewan yang hidup. Alasannya jika sang anak memakannya, maka mereka akan mati dan anak ini tak ingin membuat gurita dan hewan-hewan lainnya mati. Hal ini sontak saja membuat si ibu menangis mengucurkan air mata. Kita lihat saja videonya kali ini.

Jangan lupa bagikan kisah ini bersama dengan teman dan sahabat dan bagikan juga komentarmu.

Popular posts from this blog

JANGAN ISI ULANG Botol Plastik Bekas Air Minum! INI BAHAYANYA

Banyak botol air minum yang terbuat dari plastik mencantumkan kode label yang menginformasikan bila botol itu tidak disarankan untuk di isi lagi. Hal semacam ini butuh di perhatikan lantaran paket plastik yang disebut di buat cuma untuk sekali pakai serta janganlah dipakai berulang-kali untuk wadah minuman. Banyak orang tidak paham serta tak perduli dengan label itu. Biasanya label pada botol paket plastik itu berbentuk logo serta angka-angka yang memanglah sedikit di ketahui oleh orang-orang juga sebagai customer. Di bawah ini beragam jenis type plastik yang butuh di ketahui BERBAGAI MACAM PLASTIK Biasanya plastik paket mempunyai kode sebagai berikut ini, serta pada paket berupa botol kode itu umumnya terdapat dibagian bawah. 1. PETE atau PET  (polyethylene terephthalate) labelnya berbentuk angka 1 dalam segitiga umum digunakan untuk botol plastik yang transparan/tembus pandang seperti botol air mineral. Botol-botol dengan bahan ini direferensikan cuma untuk sekali gunakan. ...

Sekarang Banyak Dilanggar, Dua Suara yang Dilarang Rasulullah Ini

Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan sesuatu, pastilah sesuatu itu baik bagi umatnya. Sebaliknya, jika beliau melarang sesuatu, pastilah sesuatu itu buruk bagi umatnya. Namun, sering kali manusia tidak mengindahkan petunjuk dan larangan yang telah digariskan beliau. Banyak perintah yang tidak ditaati dan banyak larangan yang dilanggar. Di antaranya, dua larangan berikut ini. اِنَّمَا نَهَيْتُ عَنْ صَوْتَيْنِ أَحْمَقَيْنِ فَاجِرَيْنِ صَوْتُ مِزْمَارٍ عِنْدَ نِعْمَةٍ وَ صَوْتُ رَنَّةٍ عِنْدَ مُصِيْبَةٍ “Sesungguhnya aku melarang dua suara yang paling bodoh dan keji, yakni suara seruling ketika sedang mendapat nikmat dan suara tangis yang keras ketika mendapat musibah” (HR. Tirmidzi dan Baihaqi; hasan) Suara seruling ketika sedang mendapat nikmat Alangkah sering hal ini dilanggar oleh umat Islam. Seakan-akan dianggap hal yang biasa dan boleh-boleh saja. Padahal sesungguhnya ini dilarang Rasulullah dan digelari dengan paling bodoh dan keji. Kita li...

Ini Dia alasan Kenapa Uang Panaik dan Mahar Harus Mahal.

Namun kalau kita melihat dari perspektif lain yang tidak melulu negatif pernikahan bugis , yakni membuat para lelaki bugis berusaha sedemikian rupa untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah dalam pernikhan dan berumah tangga kelak.   Banyak dari masyarakat luar dari Sulawesi selatan mencibir pernikahan Bugis, Karena mahalanya mahar dan uang panai yang harus di berikan untuk saat ini berkisar puluhan hingga ratusan juta rupiah. mereka beranggapan seolah-olah sedang membeli anak gadis nya orang lain. Pernikahan bugis dan makassar bai sebagian orang sangat memberatkan. Mengingat besarnya jumlah uang panai atau uang belanja bagi pihak mempelai pria yang harus di bayarkan kepada mempelai wanita. Mestinya bukannya mahanlnya yang dipersoalkan namun hakikatnya nikah bugis dan makassar adalah mempertemukan dua keluarga besar dengan segala identitas dan status sosial. Selain itu juga sebagai melestarikan garis silsilah di masyarakat. Dari hal ini lahir lah yang namanya perantau , atau...