Skip to main content

5 Alasan Lebih Baik Jomblo daripada Menjalin Hubungan dengan Orang Salah


Saat menjalin hubungan dengan orang yang salah, ada kemungkinan besar kita akan berakhir dengan rasa kecewa dan penderitaan yang dalam. Daripada menjalin hubungan dengan orang yang salah yang jelas-jelas akan berakhir buruk, lebih baik jadi jomblo yang bahagia. Kita pun tak akan dibayangi oleh rasa kecewa maupun kemungkinan untuk dicampakkan.

Ladies, tak apa jika saat ini Anda masih jomblo. Akan ada orang yang paling tepat dan terbaik untuk Anda nantinya. Jadi tak perlu memaksakan diri untuk menjalin hubungan hanya karena sudah lelah di-bully sebagai seorang jomblo, oke?
Biarlah orang berkata apa, yang penting Anda bahagia dengan jalan hidup Anda sendiri. Sebuah hubungan nantinya yang menjalani adalah Anda sendiri. Kalau Anda merasa belum menemukan seseorang yang tepat, ya sudah tak perlu dipaksakan. Anda toh punya prinsip sendiri yang dengan itu Anda tak perlu risau dengan status jomblo Anda.

Nanti kalau saatnya sudah tepat dan orangnya sudah sesuai dengan idaman hati, Anda akan mendapat kebahagiaan Anda sendiri. Anda pun punya hak untuk memperjuangkan kebahagiaan Anda sendiri, kan? So, tetap jalani hidup Anda dengan optimis dan tak perlu ambil pusing dengan status jomblo Anda saat ini.
Impian dan prioritas hidup, kedua hal tersebut menjadi bagian penting dalam hidup. Anda punya kebebasan untuk menentukan hidup Anda. Jika dengan status jomblo, Anda bisa lebih mudah dan bahagia mewujudkan impian-impian Anda, maka tak apa, pilih saja jalan itu. 

Mungkin saat ini prioritas hidup Anda lebih banyak tentang dunia karier. Agar Anda bisa benar-benar berhasil, maka memang ada hal lain yang perlu agak sedikit dikesampingkan, seperti persoalan jodoh. Nanti saat prioritas hidup Anda sudah mulai bergeser dan siap, maka pasti Anda bisa menemukan seseorang yang tepat untuk jadi pasangan.
Mungkin Anda belum move on? Masih mencintai ia yang dulu pernah jadi bagian masa lalu Anda? Well, Anda masih perlu proses untuk menyembuhkan luka lama tersebut. Dan itulah kenapa Anda perlu untuk tetap menjomblo daripada menjalani hubungan dengan orang yang salah.

Kalau menjalin hubungan dengan orang yang salah, ada kemungkinan Anda akan terluka lagi. Dan hal ini tentu saja tak Anda inginkan, bukan? So, take your time. Anda sendirilah yang menentukan kesiapan diri untuk menjalin sebuah hubungan baru atau tidak.
Anda berhak bahagia dengan cara Anda sendiri. Kalau dengan menjomblo saat ini Anda bahagia, tak perlu lah memaksakan diri menjalin hubungan dengan orang yang salah. Kebahagiaan seseorang itu masalah pribadi masing-masing.

Ladies, menjalin hubungan dengan orang yang salah memang lebih berisiko. Kalau Anda tak ingin lagi jatuh bangun atau sudah lelah dengan hubungan yang putus nyambung, sudah saatnya Anda untuk mulai memikirkan hubungan jangka panjang. Dan kalau saat ini Anda masih lebih nyaman dengan status jomblo, tak apa, segala sesuatunya akan memiliki masa indahnya.

Popular posts from this blog

JANGAN ISI ULANG Botol Plastik Bekas Air Minum! INI BAHAYANYA

Banyak botol air minum yang terbuat dari plastik mencantumkan kode label yang menginformasikan bila botol itu tidak disarankan untuk di isi lagi. Hal semacam ini butuh di perhatikan lantaran paket plastik yang disebut di buat cuma untuk sekali pakai serta janganlah dipakai berulang-kali untuk wadah minuman. Banyak orang tidak paham serta tak perduli dengan label itu. Biasanya label pada botol paket plastik itu berbentuk logo serta angka-angka yang memanglah sedikit di ketahui oleh orang-orang juga sebagai customer. Di bawah ini beragam jenis type plastik yang butuh di ketahui BERBAGAI MACAM PLASTIK Biasanya plastik paket mempunyai kode sebagai berikut ini, serta pada paket berupa botol kode itu umumnya terdapat dibagian bawah. 1. PETE atau PET  (polyethylene terephthalate) labelnya berbentuk angka 1 dalam segitiga umum digunakan untuk botol plastik yang transparan/tembus pandang seperti botol air mineral. Botol-botol dengan bahan ini direferensikan cuma untuk sekali gunakan. ...

Sekarang Banyak Dilanggar, Dua Suara yang Dilarang Rasulullah Ini

Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan sesuatu, pastilah sesuatu itu baik bagi umatnya. Sebaliknya, jika beliau melarang sesuatu, pastilah sesuatu itu buruk bagi umatnya. Namun, sering kali manusia tidak mengindahkan petunjuk dan larangan yang telah digariskan beliau. Banyak perintah yang tidak ditaati dan banyak larangan yang dilanggar. Di antaranya, dua larangan berikut ini. اِنَّمَا نَهَيْتُ عَنْ صَوْتَيْنِ أَحْمَقَيْنِ فَاجِرَيْنِ صَوْتُ مِزْمَارٍ عِنْدَ نِعْمَةٍ وَ صَوْتُ رَنَّةٍ عِنْدَ مُصِيْبَةٍ “Sesungguhnya aku melarang dua suara yang paling bodoh dan keji, yakni suara seruling ketika sedang mendapat nikmat dan suara tangis yang keras ketika mendapat musibah” (HR. Tirmidzi dan Baihaqi; hasan) Suara seruling ketika sedang mendapat nikmat Alangkah sering hal ini dilanggar oleh umat Islam. Seakan-akan dianggap hal yang biasa dan boleh-boleh saja. Padahal sesungguhnya ini dilarang Rasulullah dan digelari dengan paling bodoh dan keji. Kita li...

Ini Dia alasan Kenapa Uang Panaik dan Mahar Harus Mahal.

Namun kalau kita melihat dari perspektif lain yang tidak melulu negatif pernikahan bugis , yakni membuat para lelaki bugis berusaha sedemikian rupa untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah dalam pernikhan dan berumah tangga kelak.   Banyak dari masyarakat luar dari Sulawesi selatan mencibir pernikahan Bugis, Karena mahalanya mahar dan uang panai yang harus di berikan untuk saat ini berkisar puluhan hingga ratusan juta rupiah. mereka beranggapan seolah-olah sedang membeli anak gadis nya orang lain. Pernikahan bugis dan makassar bai sebagian orang sangat memberatkan. Mengingat besarnya jumlah uang panai atau uang belanja bagi pihak mempelai pria yang harus di bayarkan kepada mempelai wanita. Mestinya bukannya mahanlnya yang dipersoalkan namun hakikatnya nikah bugis dan makassar adalah mempertemukan dua keluarga besar dengan segala identitas dan status sosial. Selain itu juga sebagai melestarikan garis silsilah di masyarakat. Dari hal ini lahir lah yang namanya perantau , atau...