Skip to main content

[+18] Beginilah Kekejaman Assyifa Menghabisi Nyawa Ade Sara


Mahkamah Agung (MA) akhirnya melansir putusan kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto untuk terdakwa Assyifa Ramadhani. MA meyakini kasus ini berawal dari SMS Ade Sara kepada Imam Al Hafitd. Padahal, hubungan pacaran Ade Sara dan Imam Al Hafitd telah putus.

"Perbuatan terdakwa (Assyifa) timbul dengan didahului adanya SMS yang dikirim korban (Ade Sara) kepada Imam Al Hafitd yang merupakan pacar terdakwa (Assyifa) dan atas SMS tersebut terdakwa (Assyifa) merasa cemburu dan marah," demikian alasan MA saat menghukum Assyifa sebagaimana dituangkan dalam putusan kasasi yang dikutip dari website MA, Senin (26/10/2015).

Karena dibakar cemburu ini, Assyifa dan  Imam Al Hafitd lalu menyusun rencana untuk menghabisi nyawa Ade Sara. Pada Senin 3 Maret 2014 sekitar pukul 21.30 WIB, Assyifa menemui Ade di dekat Stasiun Gondangdia, Cikini. Setelah itu, Assyifa mengajak Ade ke sebuah mobil yang di dalamnya sudah ada Hafidt.

"Bahwa korban (Ade Sara) dijemput di tempat les kemudian dibawa berputar-putar dan dalam perjalanan Assyifa menyuruh korban (Ade Sara) untuk membuka pakaiannya hingga Ade Sara telanjang dada," papar majelis dalam halaman 56.

"Kemudian korban (Ade Sara) disetrum berkali-kali oleh Hafidt dengan alat penyetrum yang telah disiapkan sebelumnya," sambung majelis hakim yang terdiri dari Andi Abu Ayyub Saleh, Dudu Duswara dan Margono.

Setelah itu, Assyifa menarik rambut, memukul, menampar wajah Ade Sara berulang-ulang dengan sepatu milik Ade Sara. Kekejaman kedua pasang kekasih tidak itu saja. Semua itu dilakukan di dalam sebuah mobil yang terus berputar-putar keliling Jakarta.

"Assyifa lalu mengikat tangan Ade Sara dengan gesper (ikat pinggang). Kemudian Hafidt menginjak dan menekan leher korban dan pada saat yang bersamaan Assyifa mengalungkan tali tas selempang milik korban dan menariknya ke depan," ucap majelis dengan suara bulat.

Tidak hanya itu, Assyifa juga mencekik leher Ade Sara dengan menggunakan tangan kirinya karena Ade Sara masih berteriak minta
tolong.

"Assyifa lalu memasukkan tisu dan kertas koran ke mulut korban sehingga menyebabkan korban tidak bisa bernafas dan akhirnya korban meninggal dunia," kata majelis hakim.
Setelah dipastikan meninggal dunia, mayat Ade Sara dibuang ke pinggir jalan tol. Di mata MA, perbuatan Assyifa-Hafidt adalah perbuatan yang sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan.

"Padahal korban sudah minta ampun agar tidak disakiti namun Assyifa tetap tidak menghentikan perbuatannya sampai pada akhirnya korban meninggal dunia. Perkara a quo tidak akan terjadi apabila terdaka tidak cemburu kepada korban dan korban tidak akan meninggal dunia apabila Assyifa tidak menyumpal mulut korban dengan tisu dan benda lainnya," beber majelis kasasi pada 9 Juli lalu.

Setelah kasus ini terungkap, Assyifa dan Hafidt lalu diadili di PN Jakpus dan hanya dijatuhi hukuman 20 tahun penjara. Vonis ini lalu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. Tidak terima, jaksa lalu mengajukan kasasi dengan memohon kedua pelaku dipenjara seumur hidup.

"Menyatakan terdakwa Assyifa Ramadhani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana yang dilakukan secara bersama-sama. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama seumur hidup," putus majelis.

Saat dijatuhi hukuman, Assyifa masih berumur 19 tahun. Alhasil, ia harus menghabiskan sisa masa hidupnya di penjara hingga meninggal dunia. Tak ada pintu maaf, tak ada pintu remisi baginya. Nasib Hafitd setali tiga uang dan harus meringkuk di penjara hingga meninggal dunia.

Popular posts from this blog

JANGAN ISI ULANG Botol Plastik Bekas Air Minum! INI BAHAYANYA

Banyak botol air minum yang terbuat dari plastik mencantumkan kode label yang menginformasikan bila botol itu tidak disarankan untuk di isi lagi. Hal semacam ini butuh di perhatikan lantaran paket plastik yang disebut di buat cuma untuk sekali pakai serta janganlah dipakai berulang-kali untuk wadah minuman. Banyak orang tidak paham serta tak perduli dengan label itu. Biasanya label pada botol paket plastik itu berbentuk logo serta angka-angka yang memanglah sedikit di ketahui oleh orang-orang juga sebagai customer. Di bawah ini beragam jenis type plastik yang butuh di ketahui BERBAGAI MACAM PLASTIK Biasanya plastik paket mempunyai kode sebagai berikut ini, serta pada paket berupa botol kode itu umumnya terdapat dibagian bawah. 1. PETE atau PET  (polyethylene terephthalate) labelnya berbentuk angka 1 dalam segitiga umum digunakan untuk botol plastik yang transparan/tembus pandang seperti botol air mineral. Botol-botol dengan bahan ini direferensikan cuma untuk sekali gunakan. ...

Sekarang Banyak Dilanggar, Dua Suara yang Dilarang Rasulullah Ini

Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan sesuatu, pastilah sesuatu itu baik bagi umatnya. Sebaliknya, jika beliau melarang sesuatu, pastilah sesuatu itu buruk bagi umatnya. Namun, sering kali manusia tidak mengindahkan petunjuk dan larangan yang telah digariskan beliau. Banyak perintah yang tidak ditaati dan banyak larangan yang dilanggar. Di antaranya, dua larangan berikut ini. اِنَّمَا نَهَيْتُ عَنْ صَوْتَيْنِ أَحْمَقَيْنِ فَاجِرَيْنِ صَوْتُ مِزْمَارٍ عِنْدَ نِعْمَةٍ وَ صَوْتُ رَنَّةٍ عِنْدَ مُصِيْبَةٍ “Sesungguhnya aku melarang dua suara yang paling bodoh dan keji, yakni suara seruling ketika sedang mendapat nikmat dan suara tangis yang keras ketika mendapat musibah” (HR. Tirmidzi dan Baihaqi; hasan) Suara seruling ketika sedang mendapat nikmat Alangkah sering hal ini dilanggar oleh umat Islam. Seakan-akan dianggap hal yang biasa dan boleh-boleh saja. Padahal sesungguhnya ini dilarang Rasulullah dan digelari dengan paling bodoh dan keji. Kita li...

Ini Dia alasan Kenapa Uang Panaik dan Mahar Harus Mahal.

Namun kalau kita melihat dari perspektif lain yang tidak melulu negatif pernikahan bugis , yakni membuat para lelaki bugis berusaha sedemikian rupa untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah dalam pernikhan dan berumah tangga kelak.   Banyak dari masyarakat luar dari Sulawesi selatan mencibir pernikahan Bugis, Karena mahalanya mahar dan uang panai yang harus di berikan untuk saat ini berkisar puluhan hingga ratusan juta rupiah. mereka beranggapan seolah-olah sedang membeli anak gadis nya orang lain. Pernikahan bugis dan makassar bai sebagian orang sangat memberatkan. Mengingat besarnya jumlah uang panai atau uang belanja bagi pihak mempelai pria yang harus di bayarkan kepada mempelai wanita. Mestinya bukannya mahanlnya yang dipersoalkan namun hakikatnya nikah bugis dan makassar adalah mempertemukan dua keluarga besar dengan segala identitas dan status sosial. Selain itu juga sebagai melestarikan garis silsilah di masyarakat. Dari hal ini lahir lah yang namanya perantau , atau...